Kata-Kata Mutiara KCB 2 | ketika cinta bertasbih 2

berikut ini, adalah ringkasan dari buku novel Ketika cinta bertasbih 2. buku ibi neburut saya sangat membangun sekali bagi generasi muda. tokoh favorit saya, ya tentu ajja Azzam ^_^

EBOOK-SAYA TEST ADVERT 400x90
IKLAN KAMU
PASANG DISINI

“Di atas sana ada jutaan malaikat yang sedang bertasbih.”

“Jutaan malaikat itu mendoakan penduduk bumi yang tidak lalai. Penduduk bumi yang mau tahajjud saat jutaan manusia terlelap lalai.”

Langit dini hari selalu memikatnya. Bahkan sejak ia masih kanak-kanak. Azan subuh selalu menggetarkan kalbunya. Dan fajar yang merekah selalu mengalirkan kedalam hatinya rasa takjub luar biasa kepada Dzat yang menciptakannya.

Judul kumpulan cerpen itu adalah Menari Bersama Ombak. Ditulis oleh Ayatul Husna. Diterbitkan oleh penerbit terkenal di Jakarta.

DEFINISI CINTA
‘Suratmu, Adikku, seolah menjadi oase bagiku. Di tengah gersang dan panasnya padang sahara kerinduan kepada kalian, suratmu adalah pelepas dahaga sekaligus penyejuk jiwa. Bahasamu bukanlah bahasa anak SMA. Tapi bahasamu adalah bahasa jiwa para sastrawan dan pujangga yang orisinil lahir dari malakatun nafsi, bakat jiwa.

“Salah satu cerpen dalam buku ini berjudul Ketika Naya Jatuh Cinta. Pertanyaan saya, orang kok begitu sering berbicara tentang cinta. Pertanyaan saya apa sih sebenarnya cinta menurut Mbak Husna dan menurut Mbak Bintun? Dan pertanyaan saya kalau boleh jujur pernahkan Mbak berdua jatuh cinta?

pertanyaan terakhir Husna menjawab,
“Menurutku,
cinta adalah kekuatan yang mampu
mengubah duri jadi mawar,
mengubah cuka jadi anggur,
mengubah malang jadi untung,
mengubah sedih jadi riang,
mengubah setan jadi nabi,
mengubah iblis jadi malaikat,
mengubah sakit jadi sehat,
mengubah kikir jadi dermawan
mengubah kandang jadi taman
mengubah penjara jadi istana
mengubah amarah jadi ramah
mengubah musibah jadi muhibah

itulah cinta!

Diadaptasi dengan banyak perubahan dari puisi Rumi dalam Masnawinya.

“kalau menurut Mbak Bintun Nahl, cinta itu apa?” Tanya moderator.

“Mmm… cinta! Menurutku, Sekalipun cinta telah kuuraikan dan kujelaskan panjang lebar. Namun jika cinta kudatangi aku jadi malu pada keteranganku sendiri.
Meskipun lidahku telah mampu menguraikan dengan terang. Namun tanpa lidah, cinta ternyata lebih terang
Sementara pena begitu tergesa-gesa menuliskannya Kata-kata pecah berkeping-keping begitu sampai kepada cinta
Dalam menguraikan cinta, akal terbaring tak berdaya
Bagaikan keledai terbaring dalam lumpur Cinta sendirilah yang menerangkan cinta
Dan percintaan!

Pohon Zaitun Masih Berbunga.”
Di kota Basrah
Seorang ibu melagu
Di depan ayunan bayinya
Mendendangkan lagu sayang
Tidurlah nak, malam masih panjang
Pohon zaitun di halaman masih berbunga
Katakan pada dunia kita masih ada

seribu satu cerita masih aku punya
Untuk mengantarkan kau dewasa
Syahrazad mungkin habis cerita
Tak menyangka di ujung umur dunia
Seorang durja memporak porandakan negeri kita
Namun doa Rabiah
Membuka pintu Tuhan
Pintalah apa yang bisa kau pinta
Pintalah Zaitun tetap berbunga
Pintalah darah syuhada menjadi pupuknya
Pintalah negeri kita tetap ada
Pintalah apa yang bisa kau pinta
Pintalah nak
Pinta Tuhan menjaga.

“Tuhan Mabukkanlah Aku”
Tuhan mabukkanlah aku
Dengan anggur cinta-Mu
Rantai kaki erat-erat
Dengan belenggu penghambaan
Kuraslah seluruh isi diriku
Kecuali cinta-Mu
Lalu recai daku
Hidupkan lagi diriku
Laparku yang maha pada-Mu
Telah membuatku
Berlimpah karunia.

“Kau Mencintaiku.”
Kau mencintaiku
Seperti bumi
Mencintai titah Tuhannya.
Tak pernah lelah
Menanggung beban derita
Tak pernah lelah
Menghisap luka

Kau mencintaiku
Seperti matahari
Mencintai titah Tuhannya
Tak pernah lelah
Membagi cerah cahaya
Tak pernah lelah
Menghangatkan jiwa

Kau mencintaiku
Seperti air
Mencintai titah Tuhannya
Tak pernah lelah
Membersihkan lara
Tak pernah lelah
Menyejukkan dahaga

Kau mencintaiku
Seperti bunga
Mencintai titah
Tuhannya
Tak pernah lelah
Menebar mekar aroma bahagia
Tak pernah lelah
Meneduhkan gelisah nyala

nasihat seorang pengusaha sukses di sebuah buku panduan bisnis agar tidak meletakkan semua telur dalam satu keranjang. Sebab jika suatu ketika keranjang itu jatuh maka telur akan pecah semua. Dan akibatnya akan sangat fatal. Maka yang baik dalam bisnis adalah meletakkan banyak telur di keranjang yang berbeda. Agar jika ada satu keranjang yang jatuh masih ada telur lain yang selamat. Dan telur yang selamat itu masih akan bisa menetas menjadi ayam dan bisa mendatangkan telur baru.

mengingat perkataan Vince Lombard: Sekali saja kamu belajar untuk berputus asa maka akan menjadi kebiasaan!

semoga yang membaca dapat memahami seni sastra ini ya, ^_^

Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.